Mari Bersama Tahsin di Masjid Al-Muhajirin, Selasa & Kamis Malam Ba'da Isya

Jadilah Hamba Allah Yang Sesungguhnya, Tausiyah Ustadz Muhammad Hatta, S.Ag

Penceramah Ustadz Muhammad Hatta, S.Ag
Untuk menambah keimanan dan ketaqwaan jamaah, Masjid Al-Muhajirin rutin adakan tausiyah setiap malam di bulan suci Ramadhan.

Alhamdulillah, sudah malam keduapuluh tiga shalat tarawih. Jamaah ramai memenuhi masjid, mereka pada semangat, antusias dan penuh perhatian mendengarkan tausiyah oleh Ustadz Muhammad Hatta, S.Ag. Selasa (4/05).

Ustadz Muhammad Hatta, S.Ag warga RT.01, beliau senang dan bahagia melihat jamaah yang selalu ramai menjalankan ibadah shalat tarawih dan witir di Masjid Al-Muhajirin.

Dalam ceramahnya Ustadz Muhammad Hatta, S.Ag menyampaikan judul tausiyah malam ini 
Jadilah Hamba Allah yang sesungguhnya.
 
Apa tujuan Allah SWT menciptakan kita ?
yaitu untuk beribadah
Apa tujuan Allah menciptakan ibu-ibu ?
yaitu untuk pasangan Bapak beribadah kepada Allah SWT.
Kita ini diciptakan oleh Allah SWT untuk beribadah.

Hanya saja ada orang yang serius dan ada juga orang yang kurang serius dan ada juga orang yang benar-benar tidak mau serius dalam beribadah.

Kata Allah SWT,
Maka, apakah kamu mengira, bahwasanya kami menciptakan kamu main-main.
Maka, apakah kamu mengira, bahwasanya kami menciptakan kamu percuma.
 
Dan bahwasanya kamu tidak dikembalikan kepada kami.
Artinya apa, kalau Allah SWT bertanya seperti itu.
Siapapun manusia, mau mengabdi atau tidak, pasti dia akan mati.

Sebagaimana Allah SWT menciptakan langit dan bumi dengan serius dan sebenarnya.
Kita hidup di bumi, badan kita di bumi, kehidupan kita di bumi.
Allah SWT ciptakan bumi karena memang diperuntukan untuk kita.
Dia membentuk kamu dengan sebaik-baik bentuk, makanya kita diperintahkan untuk mengabdi.
Kemudian kamu akan benar-benar ditanya terhadap nikmat-nikmat yang telah Allah berikan itu.

Apa bentuk kita memang sungguh-sungguh mengabdi kepada Allah SWT.
Sungguh-sungguh menghambakan diri kepada Allah SWT.
Kita sungguh-sungguh menjadikan Allah SWT yang disembah.

Allah SWT menurunkan petunjuknya.
Apa petunjuk yang Allah SWT turunkan kepada kita ?
Yaitu Al-Quran sebagai petunjuk untuk mengabdi kepada Allah SWT.
 
Apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran.
Salah satunya adalah shalat wajib (Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya).
 
Kalau ada seorang muslim yang shalatnya hanya sekali seminggu, berarti dia tidak sungguh-sungguh beribadah.
Yang sungguh-sungguh itu ialah lima kali melaksanakan shalat wajib dalam sehari.
"Jangan sekali-kali tinggalkan shalat".

Siapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja satu kali saja, sungguh dia telah kafir.
Kecuali tidak disengaja.

Yang kedua, membuktikan kita serius mengabdi kepada Allah SWT yaitu menunaikan infaq dan sadaqoh. Karena ini perintah dari Allah SWT.
 
Tahukah kita keadaan orang yang lagi sakratul maut ketika dia hidup, dia tidak mau berinfaq, tidak mau beribadah. 
Apa keadaannya saat sakratul maut ?
Kita tidak tahu, yang tahu ialah orang yang bersangkutan.

Allah SWT mengungkapkan, dengan sesungguhnya, berinfaq lah kalian kata Allah, dari yang kalian dapatkan atau peroleh dari rezki yang kalian dapatkan, yang telah Allah berikan.

Sebelum datang kepada kalian kematian.
Apa yang terjadi ketika sakratul maut ?
Bagi orang yang pelit, tidak mau berinfaq, takut miskin, takut kekurangan harta.
Apa yang dia minta saat sakratul maut,
"Ya Allah, kalau sekiranya engkau mau menunda kematianku, padahal saat itu dia tengah kesulitan menghadapi sakratul maut,"
Kenapa ?
Allah SWT telah memperlihatkan kepadanya posisinya persis dialam kubur, diakhirat.
 
Apa yang dia minta ?
Dia minta ditunda kematian dan berkata,
Aku akan benar-benar bersedekah, berinfaq, menunaikan zakat, tidak akan pelit. Dan berjanji akan benar-benar menjadi orang yang soleh.

Al-Quran Surat Al-Baqarah 180.
Kutiba ‘alaikum idzaa hadhara ahadakumul mautu in taraka khairanal washii-yatu lilwaalidaini wal aqrabiina bil ma’ruufi haqqan ‘alal muttaqiin.
Artinya : 
Diwajibkan atas kamu, apabila maut hendak menjemput seseorang di antara kamu, jika dia meninggalkan harta, berwasiat untuk kedua orang tua dan karib kerabat dengan cara yang baik, (sebagai) kewajiban bagi orang-orang yang bertakwa.
 
Diakhir tausiyah nya Ustadz berkata, inilah dua contoh perintah Allah untuk benar-benar kita mengabdi kepada Allah SWT.
Tunaikan zakat dengan sesungguhnya, kaya atau miskin diperintahkan oleh Allah SWT untuk berinfaq dan berzakat, tutup Ustadz Muhammad Hatta, S.Ag diakhir ceramahnya.

Selepas shalat tarawih dilanjutkan tadarus Al-Quran dan iktikaf sampai subuh oleh beberapa orang jamaah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengharap Ridha-Nya, memperoleh keutamaan dan pahala-Nya.***

Gallery foto oleh M. Rasoki
Penceramah Ustadz Muhammad Hatta, S.Ag

Belum ada Komentar untuk "Jadilah Hamba Allah Yang Sesungguhnya, Tausiyah Ustadz Muhammad Hatta, S.Ag"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel