Ayoo..Hadiri dan Ramaikan Kajian Ustadz Orange & Pendistribusian Al-Qur'an, Ahad Ba'da Isya Tgl.28 Nopember 2021 di Masjid Al-Muhajirin

Proses Pendidikan Anak, Kultum Subuh Ustadz Dr. Jarir, M.Ag

Kultum Subuh Ramadhan Ustadz Dr. Jarir, M.Ag
Untuk menambah keimanan dan ketaqwaan jamaah, Masjid Al-Muhajirin rutin menjadwalkan kultum setiap hari setelah shalat subuh di bulan suci Ramadhan.

Di penghujung Ramadhan, jamaah pada semangat, antusias dan penuh perhatian mendengarkan kultum subuh hari ketigapuluh Ramadhan 1442 H. 
Dan lebih semarak lagi dengan adanya sesi tanya jawab antara jamaah masjid dengan Ustadz Dr. Jarir, M.Ag.

Dr. Jarir, M.Ag sebagai Ketua Masjid Al-Muhajirin, beliau mengaku senang dan bahagia melihat jamaah yang selalu ramai dan istiqomah menjalankan ibadah shalat berjamaah di masjid.

Dalam kultum subuh Ustadz Dr. Jarir, M.Ag menyampaikan Proses Pendidikan Anak.

Diantara fungsi puasa itu pendidikan, salah satunya mendidik anak-anak kita. Dalam mendidik anak ini, kita tidak boleh keras harus kita respon setiap potensinya.
 
Puasa ini melatih kecerdasan otak, kalau anak nilainya rendah di sekolah misalnya mata pelajaran matematika, jangan dimarahi dan jangan dihakimi, mungkin potensinya ada pada mata pelajaran atau skill yang lain. Kadang perlakuan orang tua bisa merubah sikap si anak.
 
Anak kalau kita pukul kita marahi akan direkamnya seumur hidup, sesuai pepatah Melayu "anak itu harus kita tuahkan".
Selagi masih anak, pasti mempunyai potensi yang berbeda, makanya jangan kita hakimi, 
"Nak kau harus jadi ini dan itu",
Ketika berumur 18 tahun, Nak kawan mu sudah jadi ini, Jangan !!!
Karena anak pintar, cerdas dan sukses, disinilah peran orang tua untuk mendo'akannya.
 
Bukankah Nabi Ibrahim berdo'a,
ربي هبلي من الصالحين
Ya Allah jadikanlah keturunan ku anak anak yang sholeh.
 
Bahkan Rasulullah SAW tidak pernah menghakimi anak anak nya dan cucunya.
Hasan Husein yang main kuda kudaan bahkan menghampiri Nabi Muhammad SAW ketika khutbah yang mengharuskan Nabi menggendong diatas mimbar.
 
Kecerdasan emosional itu mengalahkan kecerdasan intelektual, ketika anak melakukan kesalahan berikan nasehat tanpa menghakimi, tutup Ustadz Dr. Jarir, M.Ag diakhir tausiyahnya.
 
Selepas shalat subuh dan kultum dilanjutkan shalat sunat syuruq oleh jamaah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengharap Ridha-Nya, memperoleh keutamaan dan pahala-Nya.***

Gallery Foto oleh M.Rasoki

Belum ada Komentar untuk "Proses Pendidikan Anak, Kultum Subuh Ustadz Dr. Jarir, M.Ag"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel