Yayasan dan Pengurus Masjid Al-Muhajirin Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1443 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Imaroh Masjid, Tausiyah Ramadhan Ustadz Busro, S.Pd.I, M.Pd

Masya Allah, Masjid Al-Muhajirin bangunannya besar dan bertingkat dan jamaahnya ramai. Semoga jamaah tetap istiqomah ke masjid, kata Ustadz Busro, S.Pd.I, M.Pd saat mengisi tausiyah Ramadhan 1443 H yang dihadiri ratusan jamaah shalat tarawih.

Dalam tausiyahnya Ustadz Busro, S.Pd.I, M.Pd menyampaikan kajian tentang Imaroh Masjid.

Imaroh berasal dari bahasa arab diambil dari ayat Al-Qur’an dalam surat At-Taubah ayat 18
Artinya :
Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.

Imaroh adalah meramaikan masjid. Kegiatan memakmurkan masjid seperti, peribadatan, pendidikan, kegiatan sosial dan peringatan hari besar Islam dan lain-lain.

Zaman Nabi Muhammad SAW masjid sebagai ikon :
  • Meramaikan masjid, melaksanakan kebaikan dunia akhirat dan masjid sebagai kontrol silaturahmi.
  • Masjid tempat kita sujud kepada Allah SWT, tempat shalat berjamaah dan tempat beribadah kepadanya. Merendahkan diri kita kepada Allah, majelis taklim, tempat untuk kebaikan kita bersama.
  • Masjid sebagai sumber ketenangan, jika kita banyak masalah maka saat di masjid kita dapat mengeluarkan belenggu kehidupan, hati dan jiwa jadi tenang berada di masjid.
Masjid adalah rumah Allah, ucapan kita di masjid adalah do’a, zikir maka ramaikanlah masjid. Dan buat anak-anak do’akan orang tua kita di masjid.

Di masjid tingkatkan kekhusukan kita, pakai pakaian yang bagus dan wangi. Dan banyak-banyaklah berdo’a di masjid. Fungsi masjid sebagai sumber ketenangan bagi kita, maka jadikanlah masjid ini sebagai kebutuhan kita.

Di zaman Raulullah SAW, masjid banyak fungsinya, masjid sebagai lambang kebaikan. Orang yang ke masjid akan dicap oleh Allah sebagai orang yang beriman.

Kita jalan kaki ke masjid untuk shalat, maka berguguranlah dosa-dosa kita. Jadikan masjid ini sebagai kebutuhan rohani kita, mendapatkan keridhoan Allah SWT.

Memakmurkan masjid merupakan kewajiban bagi kaum muslimin. Beribadah di masjid mempunyai nilai yang lebih tinggi ketimbang ditempat lain. Yuk shalat berjamaah di masjid, ajak Ustadz Busro, S.Pd.I, M.Pd diakhir ceramahnya.

Setelah tausiyah dilanjutkan shalat tarawih dan witir berjamaah, bertindak sebagai imam shalat Fitra.

Usai shalat, pengurus masjid menghitung jumlah infaq yang terkumpul pada shalat tarawih malam keempat, Selasa (05/04/2022) sejumlah Rp.1.183.000, -Alhamdulillah ucap Bendahara Masjid Ustadz Jalinus S.Ag.

Selepas shalat tarawih dilanjutkan oleh beberapa orang jamaah laki dan perempuan mulai dari anak-anak hingga dewasa bersama-sama Tadarus Al-Quran di masjid.***
 
Galley foto oleh Tim IT
































Belum ada Komentar untuk "Imaroh Masjid, Tausiyah Ramadhan Ustadz Busro, S.Pd.I, M.Pd"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel