Ayoo..Hadiri dan Ramaikan Kajian Ustadz Orange & Pendistribusian Al-Qur'an, Ahad Ba'da Isya Tgl.28 Nopember 2021 di Masjid Al-Muhajirin

Peringati Isra' dan Mi'raj Jadi Momentum Memakmurkan Masjid

Jamaah antusias mengikuti acara Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Masjid Al-Muhajirin gelar acara peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Acara dibuka MC Mohd. Rasoki dan dilajutkan dengan lantunan tilawah oleh Firman Siregar, Ahad bada Isya (14/03/2021).

Diawal, Ketua Masjid Al-Muhajirin Dr. Jarir, M.Ag memberikan sambutan yang mana kegiatan peringatan Isra’ dan Mi’raj rutin diadakan setiap tahunnya. Mengucapkan terimakasih atas kehadiran Kepala Desa Tarai Bangun dan semua jamaah masjid.
“Malam ini kita mendengarkan tabligh akbar oleh Ustadz M. Ashsubli, CHC, S.H.I,. M.Si ,” ujarnya.

Dilanjutkan kata sambutan Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar S.Sos, mengucapkan selamat memperingati Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diadakan Masjid Al-Muhajirin di lingkungan RW.03. Andra juga memberikan uang Rp.300.000,- untuk hadiah anak-anak & ibu-ibu yang bisa menjawab pertanyaan diakhir acara dapat Rp.50.000 per orang.
Sekaligus atas nama Pemerintah Desa mengucapkan terimakasih kepada warga perumahan Mawaddah RT.04 yang telah membangun jalan semenisasi di perumahan secara swadaya dari iuran atau dana masyarakat RT.04.
“Sebentar lagi memasuki Bulan Ramadhan, semoga silaturrahmi kita semua terus terjalin baik dan mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin”, ucapnya.        

Setelah itu ceramah agama disampaikan Ustadz M. Ashsubli, CHC, S.H.I,. M.Si, Ustadz tenar asal Bengkalis Riau.

Bulan Rajab merupakan bulan dimana Nabi Muhammad SAW di Isra' Mi'raj kan Allah SWT tepatnya di tanggal 27 Rajab. Hal ini Allah SWT perintahkan karena di tahun itu Nabi ditinggal pergi oleh istri tercinta dan paman pembela yaitu Abu Thalib, dan dinamakanlah tahun itu 'Amul Huzn atau tahun duka cita yang gunanya untuk menghibur Nabi Muhammad SAW.

Nabi menceritakan pada malam Nabi di Isra'kan, Nabi bermalam di rumah Ummu Hani yang merupakan saudari dari Saidina Ali ditemani oleh Ja'far dan Hamzah.
Datanglah malaikat Jibril,
Nabi heran, perasaannya tidur di rumah Ummu Hani, kok tiba-tiba sudah berada di depan Ka'bah.
Langsung Jibril berkata,
Yaa Rasululloh baru saja saya diperintahkan Allah SWT untuk menghibur engkau jalan-jalan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa kemudian nanti Mikraj ke Sidratul Muntaha.

Kemudian kata Nabi, saya dihadapkan dengan buroq yaitu binatang surga yang yang mempunyai sayap yang tidak kecil dari keledai dan tidak besar melebih kuda kata orang Arab bighol (besarnya antara keledai dengan kuda). Mempunyai 4 kaki dengan bulu warna putih dengan kecepatan sejauh mata memandang. Buroq ini juga pernah membawa Nabi Ibrahim namun pada malam itu buroq ini sangat riang karena akan membawa penghulu Nabi dan Rasul.

Sebelum berangkat malaikat Jibril membelah dada Nabi Muhammad SAW lalu membersihkannya dengan air zamzam, untuk menghilangkan penyakit-penyakit hati.
Apa hikmahnya ? yaitu dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT kita harus suci.
Caranya ? yaitu dengan berwudhu.

Dalam perjalanan Isra’ Nabi Muhammad SAW menziarahi beberapa kota diantaranya :
Kota Yastrib (Madinatulmunawwaroh) sekarang, Kota Baitul Lahmi l, Bukit Tur Sina, dan Nabi juga melintasi sebuah pemakaman yang mengeluarkan bau harum yaitu pemakaman keluarga yang sangat kokoh keyakinannya yaitu keluarga Masithoh.
Selanjutnya Baitul Maqdis, perintah yang Allah SWT berikan adalah kewajiban melaksanakan shalat 5 waktu yang awal perintahnya adalah 50 waktu.

Acara ditutup dengan pembacaan Do'a oleh Ustadz M. Ashsubli, CHC, S.H.I,. M.Si.

Dalam tausiahnya, Ustadz yang selalu mengundang gelak tawa jamaah ini, pada kesempatan malam ini membuat jamaah antusias mengikuti acara Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW. 
Dan semakin semarak dengan pemberian atau titipan Kepala Desa Tarai Bangun berupa uang buat anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan Ustadz tentang Isra’ Mi’raj. Anak-anak pun duduk tertib.

Dihadiri oleh Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar S.Sos, Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Dr. Hasanuddin, M.Si, Ketua Masjid Al-Muhajirin Dr. Jarir, MA beserta pengurus dan jamaah, Ketua RW.03, Ketua RT.01 s/d RT.04, Pemuka Agama dan Tokoh Masyarakat serta masyarakat disekitar Masjid Al-Muhajirin.

Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Dr. Hasanuddin, M.Si menuturkan banyak hikmah dari peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, berharap Ilmu yang disampaikan oleh Ustadz M. Ashsubli, CHC, S.H.I,. M.Si dapat kita praktekan dan implementasikan bagi para jamaah dalam kehidupan sehari-hari, ujarnya.

Ketua RW.03 Dusun IV Desa Tarai Bangun, Baharuddin juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi jamaah atau masyarakat bersama-sama memeriahkan dan memperingati Isra’ dan Mi’raj di Masjid Al-Muhajirin, ungkapnya.

Atas nama segenap panitia mengucapkan terimakasih kepada semua jamaah dan warga yang hadir acara peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah kegiatan malam ini berjalan lancar”, ujar Wakil Sekretaris Masjid Al-Muhajirin Mohd. Nashihul Amin S.Ag didampingi Yon Hendri, S.Sos dan Rasoki***
 
Gallery Foto oleh Mohd.Nashihul Amin, S.Ag
MC Rasoki
lantunan tilawah oleh Firman Siregar
Ketua Masjid Al-Muhajirin Dr. Jarir, M.Ag
Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar S.Sos
Ustadz M. Ashsubli, CHC, S.H.I,. M.Si

Belum ada Komentar untuk "Peringati Isra' dan Mi'raj Jadi Momentum Memakmurkan Masjid"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel