Mari Bersama Tahsin di Masjid Al-Muhajirin, Selasa & Kamis Malam Ba'da Isya

"Berbisnis" Bersama Allah SWT, ini Caranya

 
Malam kesembilan tarawih Ramadhan, jamaah ramai memenuhi Masjid Al-Muhajirin. Terlihat anak-anak sampai dewasa pada semangat, sangat antusias sekali dan penuh perhatian mendengarkan tausiyah oleh Ustadz Dr. Zulkifli, M.Ag. 

Bersyukur kita kepada Allah SWT yang memperkenankan kita hadir di masjid ini. Di hari yang mulia ini untuk melaksanakan ibadah shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Selasa 8 Ramadhan 1442 H (20/04).

Dalam tausiyah nya Ustadz Dr. Zulkifli, M.Ag menyampaikan, tema malam ini ialah
Bisnis Bersama Allah SWT.

Kita lihat banyaknya orang yang berbisnis, terlebih di bulan puasa, ada yang buka lapak bahkan di pinggir jalan.
Salahkah itu ?
Tidak.

Ada yang bsinis ikan, bisnis sayur, bisnis pakaian menjelang lebaran, bisnis kue lebaran, dan lainnya muncul dimana-mana.
Salahkah itu ?
Tidak.

Betul itu semua, demi membuat ekonomi keluarga semakin mantap.

Hari ini saya mencoba menyampaikan ada sebuah bisnis bersama Allah SWT.
Yang nilai manfaatnya, keuntungan nya bukan 10%, bukan 20%, untungnya bukan hadiah umrah.
Tapi untung nya, kata Allah SWT
“Bebas dari azab yang sangat pedih”.

Orang bisa kaya raya tapi orang bisa juga angkuh dengan kekayaan nya.
Kita lihat Qarun.
Qarun kaya raya, saking kaya raya nya Qarun, dia punya gudang di padang pasir.
Gudang nya isinya emas semua. Gudang tersebut ada gembok nya, gemboknya ada kuncinya dan kuncinya digotong oleh tujuh ekor unta.
Dibawa keliling pasar di kota mesir ketika itu. Menandakan Qarun orang kaya raya.
Tapi ternyata Qarun ambruk, mati digulung oleh kekayaan nya. Ini nama nya azab.

Ada yang berpangkat jabatan tinggi hebat, Firaun namanya.
Firaun di azab oleh Allah SWT.

Dengan kehebatan nya, dengan kekuasaan nya, bahkan Firaun mengaku Tuhan kepada masyarakat.

Allah azab dengan seekor lalat. Mati nya ditelan oleh lautan laut merah.
Firaun tidak dibunuh oleh pedang
Firaun tidak ditembak oleh peluru.
Firaun mati nya digulung oleh laut merah. Itu kekuasaan Allah SWT.

Kita tidak boleh angkuh sedikitpun.
Bagaimana cara mendapatkan harta ?
Kata Allah SWT, adakah yang mau berbisnis dengan ku.
Bagaimana bisnis nya ?
“Mau kah kamu kaya raya, Allah SWT memberi kabar gembira, yang nilai keuntungan nya adalah bebas dari azab yang sangat pedih”.

Untuk semua bisnis, apapun bisnis nya.
1. Beriman kepada Allah SWT dan Rasul nya
Maukah kita beriman dan berbisnis Bersama Allah SWT.
Beriman dengan sesungguhnya, jangan ingkar kepada Allah SWT agar terbebas dari azab yang sangat pedih.

Tentunya kita tetap harus bekerja keras, banting tulang, hanya saja dengan iman.
Hikmah nya : beriman kepada Allah SWT.

2. Berjihad kepada Allah SWT
Ialah :
Siang nya dia berzikir dan malam nya dia bertafakur.
“Berdagang yang jujur itulah jihad”.

Kata Nabi Muhammad SAW,
“Berdaganglah kamu, sebab lebih dari sepuluh bagian penghidupan, sembilan di antaranya dihasilkan dari berdagang”.

Berjihad di jalan Allah SWT.
1. Dengan harta
Contoh nya Infaq butuh jihad.
2. Jihad dengan diri
Disaat kita berangkat shalat ke Masjid, maka setiap langkah dinilai sebagai sedekah atau dihitung sebagai amal ibadah oleh Allah SWT.
Seperti ini yang butuh jihad, karena godaan diluar atau di rumah banyak misal nya keenakan tidur, santai dan pada asik nonton TV.

Diakhir ceramah nya Ustadz Dr. Zulkifli, M.Ag berharap semoga tausiyah malam ini bermanfaat bagi kita semua.

Alhamdulillah ada bebepara jamaah yang berinfak dan jumlah infak malam kesembilan tarawih Ramadhan sejumlah Rp.326.000-,

Selepas shalat tarawih dilanjutkan oleh beberapa orang jamaah laki dan perempuan mulai dari anak-anak hingga dewasa bersama-sama Tadarus Al-Quran. Untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengharap Ridha-Nya, memperoleh keutamaan dan pahala-Nya.***
 
Gallery foto oleh Nashihul Amin, S.Ag
Penceramah Ustadz Dr. Zulkifli, M.Ag

Belum ada Komentar untuk ""Berbisnis" Bersama Allah SWT, ini Caranya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel