Ayoo..Hadiri dan Ramaikan Kajian Ustadz Orange & Pendistribusian Al-Qur'an, Ahad Ba'da Isya Tgl.28 Nopember 2021 di Masjid Al-Muhajirin

Memenuhi Janji, Tausiyah Ustadz Zainur, ME.Sy

Penceramah Ustadz Zainur, ME.Sy
Pertengahan bulan Ramadhan di Masjid Al-Muhajirin, jamaah pada semangat dan antusias menjalankan ibadah shalat tarawih malam ke tigabelas, Sabtu (24/04).
 
Jamaah ramai dan penuh perhatian mendengarkan tausiyah oleh Ustadz Zainur, ME.Sy.
Beliau Wakil Ketua Masjid Al-Muhajirin senang dan bahagia melihat ramainya jamaah setiap malam yang menjalankan ibadah shalat tarawih dan witir berjamaah di masjid.

Ustadz Zainur, ME.Sy menyampaikan judul tausiyah malam ini adalah Memenuhi Janji.

Kalau kita berbicara tentang janji, banyak sekali ayat-ayat Al-Quran yang menjelaskan kepada kita tentang janji ini. Diantaranya,
QS. Al-Isra’ ayat 34
“Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya”.

QS An-Nahl ayat 91
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat”.

Begitu Allah SWT menjelaskan kepada kita tentang janji. Berarti ini merupakan suatu hal yang penting, yang harus kita laksanakan jika kita sudah berjanji.

Apakah kita berjanji kepada Allah SWT,
Apakah kita berjanji kepada manusia,
Apakah kita berjanji kepada diri kita ?
Maka harus kita penuhi !!.

Janji itu bisa kita kategorikan pada tiga hal :
1.  Janji kepada Allah SWT
Sesungguhnya ini sudah kita ucapkan sebelum kita lahir diatas dunia ini. Dan sebelum alam semesta ini diciptakan oleh Allah SWT. Kita sudah mengucapkan janji kepada Allah SWT.
Dengan :
Meng-Esa kan Allah SWT
Beriman kepada Allah SWT

Sadar atau tidak sadar kita, maka kita harus menepati janji kepada Allah SWT.
Kita sudah mengikrarkan
“La ilaha illallah” (tidak ada Tuhan selain Allah SWT).

Ini artinya apa ?
Ketika ada perintah dari Allah SWT, maka harus kita laksanakan.
Kita diperintahkan oleh Allah SWT
“Wahai orang-orang yang beriman”
Disini yang dipanggil ialah orang-orang yang beriman.

Ketika ada perintah Allah SWT, maka wajib kita laksanakan.
Begitu juga dengan perintah-perintah yang lain, misalnya :
-  Perintah Shalat
Orang yang beriman diperintahkan untuk Shalat
-  Orang yang beriman diperintahkan untuk mengeluarkan harta nya di jalan Allah.
Apakah dalam bentuk zakat, maka wajib kita keluarkan zakat nya
-  Kemudian Allah SWT memerintahkan kita untuk berinfaq dan bersadaqoh
Maka itu semua merupakan janji kita kepada Allah SWT yang harus kita tepati.

2. Janji kepada manusia, ini juga harus ditepati.
Kalau kita tidak menepati janji, dalam hadist dikatakan
Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga yaitu :
- Apabila ia berbicara ia berbohong
- Apabila ia berjanji ia mengingkari
- Apabila ia dipercaya ia berkhianat.

Ketika kita melakukan janji kepada manusia pasti kemaslahatan untuk manusia juga.
Ketika kita berjanji kepada Allah SWT, kemaslahatan untuk kita juga.
Apa yang diperintahkan oleh Allah SWT, wajib kita lakukan, kemaslahatan untuk kita.

3. Janji terhadap diri sendiri
Bagaiman janji terhadap diri sendiri ?
Al-Quran surat As-Saff dikatakan :
“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa engkau tidak lakukan, kenapa tidak engkau laksanakan terhadap apa-apa yang engkau katakan”.

Misalnya,
Dia berkata A, kemudian dia tidak melaksanakan A.
Maka kata Allah SWT
“Suatu kemurkaan yang sangat besar di sisi Allah SWT, ketika orang ini pandai berkata-kata saja, tapi tidak mau melaksanakan”.
Maka ini suatu kemurkaan yang sangat besar di sisi Allah SWT.

Ini merupakan janji terhadap dri kita sendiri.
Contoh :
Menyuruh anak nya shalat, sementara diri kita sendiri tidak shalat.

Lalu apa yang disampaikan oleh Allah SWT, bagi mereka yang tidak menepati janji :
Baik itu janji yang dibuat kepada Allah SWT
Baik itu janji yang dibuat ke sesama manusia
Baik itu janji terhadap diri sendiri.

Maka Allah SWT memperingatkan kepada kita.
Bagi kita yang tidak memenuhi janji, maka Allah SWT akan menempatkan kita (manusia) di neraka yang paling bawah sekali dalam kehidupan akhirat kelak.

Dengan momentum bulan Ramadhan ini, bulan melatih diri kita untuk :
- Senantiasa jujur, menepati janji
- Menjaga puasa kita dari hal-hal yang mengurangi puasa kita
- Melatih diri kita untuk istiqomah.

Ustadz mengajak jamaah Masjid Al-Muhajirin, mari kita ambil momen Ramadhan ini untuk melatih diri kita.
Dan semoga apa yang kita lakukan di bulan Ramadhan ini, bisa kita aplikasikan pada sebelas bulan mendatang, tutup Ustadz Ustadz Zainur, ME.Sy diakhir tausiyah nya.**

Gallery foto oleh Nashihul Amin, S.Ag

Belum ada Komentar untuk "Memenuhi Janji, Tausiyah Ustadz Zainur, ME.Sy"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel