Yayasan dan Pengurus Masjid Al-Muhajirin Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1443 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kultum Subuh Ramadhan, Ustadz Dr. Imron Rosyidi, MA

Alhamdulillah memasuki subuh ke-22 Ramadhan 1443 H. Untuk menambah keimanan dan ketaqwaan jamaah, Masjid Al-Muhajirin rutin adakan kajian setiap hari di bulan Ramadhan. Terlihat jamaah mulai dari anak-anak, remaja dan dewasa pada semangat, antusias dan penuh perhatian mendengarkan kajian subuh oleh Ustadz Dr. Imron Rosyidi, MA. Ahad (24/04/2022).

Ustadz Dr. Imron Rosyidi, MA, beliau dekan fakultas dakwah dan ilmu komunikasi Kampus UIN Suska Riau dan juga warga RT.02.  Dalam kajian subuh menyampaikan sifat keserakahan dan ketamakan manusia.

Bulan puasa memiliki banyak hikmah. Puasa ini perbaiki niat yang ikhlas kita semata-mata mengharapkan pahala dari Allah SWT.

Puasa memiliki manfaat yang luar biasa. Puasa bukan semata-mata menahan haus dan lapar saja akan tetapi yang utama lagi menahan hawa nafsu karena salah satu sifat manusia tamak dan serakah.

Kalau kita pelajari kehidupan manusia, yang menyebabkan kepunahan dikarenakan ketamakan dan keserakahan manusia.

Salah satu contohnya, punahnya binatang hewan karena diakibatkan keserakahan manusia.
Sejarah kepunahan manusa itu tidak bisa dipungkiri karena keserakahan dan ketamakan.

Bisa-bisa diakhir nanti manusia bisa saling membunuh dan akan mengalami kepuhanan.
Misalnya perang yang terjadi di sebagian negara luar. Yang baru terjadi antara Rusia vs Ukraina jika mereka berperang berkepanjangan.

Hikmah puasa kita bisa mengendalikan diri dari hawa nafsu dari sifat keserakahan dan ketamakan.

Seringkali kita sebelum berbuka membeli banyak makanan dan dihidangkan sebelum berbuka puasa. Akan tetapi disaat berbuka, hanya sedikit saja yang kita makan.
“Jangan sampai kita berpuasa melampiaskan semua keserakahan dan ketamakan karena Ramadhan ini latihan buat kita mengendalikan diri agar tidak serakah dan tidak tamak. Kita harus mampu mengendalikan diri dari hawa nafsu”.

Ujian nanti justru setelah Ramadhan, apakah kita mampu mengendalikan diri dari keserakahan dan ketamakan. Dan yang paling penting merenungi hikmah puasa. Sebagai mukmin kita selalu ingat dengan kematian, karena kematian itu pasti. Kita semua ini akan mati, hanya menunggu waktu saja. Kapan waktunya, semua itu rahasia Allah SWT.

Diakhir Ramadhan biasanya kita ziarah kubur. Ziarah kubur mengingatkankan kita akan kematian dan mengingatkan kita akan sampai masanya kembali kepada Allah. Buat apa kita mengumpulkan banyak harta dari sifat keserakahan dan ketamakan karena semua itu tidak akan kita bawa mati. Yang kita bawa mati hanya amal ibadah, tutup Dr. Imron Rosyidi, MA diakhir kajian subuh Ramadhan.

Selepas shalat subuh dan kultum dilanjutkan shalat sunat syuruq oleh sebagian jamaah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengharap Ridha-Nya, memperoleh keutamaan dan pahala-Nya.***
 
Gallery foto oleh Tim IT



Belum ada Komentar untuk "Kultum Subuh Ramadhan, Ustadz Dr. Imron Rosyidi, MA "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel