Yayasan dan Pengurus Masjid Al-Muhajirin Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1443 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Malam Pertama Shalat Tarawih, Jamaah Memenuhi Masjid Dan Lantai I dan II Terlihat Megah Dipasang Plafon Baru

Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada hari Ahad untuk ibadah puasa pertama (3/04/2022), dengan keputusan ini maka mulai Sabtu malam (2/04/2022) umat Islam di Indonesia melakukan shalat tarawih.

Selepas magrib jamaah bergegas ke masjid untuk melaksanakan shalat is’ya dan tarawih berjamaah di Masjid Al-Muhajirin berlokasi di Jalan Sukajadi Desa Tarai Bangun. Malam pertama Ramadan 1443 H, jamaah yang ikut tarawih di masjid cukup ramai, memenuhi bagian bawah dan bagian lantai dua masjid.

Wakil Ketua Masjid Al-Muhajirin Ustadz Haji Zainur, ME.Sy  dalam sambutannya, Yayasan dan Pengurus Masjid Al-Muhajirin mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1443 H, mohon maaf lahir dan bathin. Shalat tarawih dilaksanakan seperti biasanya setelah shalat is’ya, tausiyah dan dilanjutkan dengan tadarus.
“Alhamdulillah jamaah bisa melihat kemajauan pembangunan masjid. Pekerjaan terbaru yang sudah tuntas dikerjakan yaitu pasang plafon lantai I dan II. Total keseluruhan plafon yang sudah dipasang seluas 450 M yang saat ini masih berhutang di toko bangunan. Mengharapkan bantuan dana dan infaq dari jamaah dan donatur berupa uang Rp.200.000,- per meter atau sesuai dengan kemampuan jamaah”, ujarnya.

Memberikan kenyamanan kepada jamaah yang beribadah Ramadhan, dihimbau kepada anak-anak tidak meribut dalam masjid dan juga dilarang membunyikan mercun dan sejenisnya diluar masjid atau di lingkungan perumahan, ujar Ketua RW.03 Baharuddin.

Ketua RW03 Dusun IV Tarai Bangun Baharuddin menyampaikan program hati ke hati. Beliau menjelaskan pembangunan masjid terbaru yaitu pemasangan plafon lantai I dan II, tambah daya listrik dan pemasangan instalasi listrik sudah selesai dikerjakan. Menjelang shalat tarawih diadakan penggalangan dana untuk membayar keselurahan hutang masjid (hutang lama ditambah hutang baru) di toko bangunan senilai Rp.100jutaan, paparnya.

Usai shalat, pengurus masjid menghitung jumlah infaq yang terkumpul pada shalat tarawih malam pertama senilai Rp.1.435.000,-, jazakumullah khairal jaza’, ungkap Bendahara Masjid Ustadz Jalinus S.Ag.***

Gallery foto oleh Tim IT































Belum ada Komentar untuk "Malam Pertama Shalat Tarawih, Jamaah Memenuhi Masjid Dan Lantai I dan II Terlihat Megah Dipasang Plafon Baru"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel