Mari Bersama Tahsin di Masjid Al-Muhajirin, Selasa & Kamis Malam Ba'da Isya

Bagaimana Cara Rasulullah SAW Melaksanakan Ibadah Puasa

 
Jamaah Masjid Al-Muhajirin tampak pada semangat dan antusias menjalankan ibadah shalat tarawih malam ketujuh. Ahad, 6 Ramadhan 1442 H (18/04).
Masjid ramai mulai dari anak-anak sampai dewasa, penuh perhatian mendengarkan ceramah agama oleh Ustadz Munawir, MA.

Dalam tausiyah nya Ustadz Munawir, MA menyampaikan, adapun tema kita pada malam ini adalah 
Bagaimana Cara Rasulullah SAW Melaksanakan Ibadah Puasa

Kalau kita lihat dalam beberapa riwayat, ketika Rasulullah SAW hendak berbuka puasa di bulan suci Ramadhan :
1. Dimalam harinya Rasulullah SAW berniat untuk melaksanakan ibadah puasa.

Ketika kita ingin melaksanakan ibadah puasa, yang pertama kita lakukan adalah niat dimalam hari bahwa besok harinya kita akan melaksanakan ibadah puasa.

2. Dalam suatu hadis disebutkan Rasulullah SAW bersabda,
Bersahurlah kalian karena dalam sahur itu ada keberkahan.
Pada terakhir penghujung malam itu.

Sahur ini maknanya adalah penghujung malam
Kapan waktunya ?
Kira-kira 10 menit sebelum adzan ?
Sahur yang benar itu, kita perkirakan setengah jam sebelum shalat subuh.
Disitulah sahur yang paling pas sebenarnya, itulah yang dimaksud dengan sahur.

3. Ketika kita sedang berpuasa, hendaklah kita meninggalkan perkataan yang sia-sia, apapun perbuatan nya yang tidak ada manfaatnya.
Kenapa ?
Banyak orang yang berpuasa itu, tidak mendapatkan apa-apa kecuali menahan lapar dan haus.
Kenapa ?
Puasanya habis dimakan ghibah, tidak menjaga anggota tubuh kita, tidak menjaga pandangan kita, tidak menjaga lisan kita.
Maka Allah SWT tidak butuh lapar dan haus kita.
Kita tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus.

Apa amalan kita di bulan suci Ramadhan :
1. Memperbanyak membaca Al-Quran
Cara praktis, pagi ambil Al-Quran langsung baca. Ibadah itu biar sedikit tapi terus menerus.
Sebelum subuh baca 1 lembar, setelah subuh baca 1 lembar
Sebelum dzuhur baca 1 lembar, setelah dzuhur baca 1 lembar
Sebelum asyar baca 1 lembar, setelah asyar baca 1 lembar
Sebelum magrib baca 1 lembar, setelah magrib baca 1 lembar
Sebelum isya baca 1 lembar, setelah isya baca 1 lembar
 
Kalau kita hitung dalam sehari sudah 10 lembar sama dengan 1 juz. 
Mari kita targetkan satu bulan Ramadhan, minimal 1 kali khatam Al-Quran.

2. Shalat berjamaah di masjid jangan sampai kita tinggalkan
Sebab, 
Shalat berjamaah di bulan Ramadhan ini, Allah lipatkan gandakan pahalanya dari hari-hari yang lain.
Shalat berjamaah itu lebih utama dibandingkan shalat sendirian yaitu 27 kali lipat.
 
Kita contoh Rasulullah SAW, bagaimana beliau berbuka puasa :
Rasulullah SAW ketika berbuka puasa, makan kurma basah (kurma yang baru masak).
Ketika berbuka, beliau memakan beberapa butir kurma, ada yang mengatakan 3 butir kurma basah.
Setelah itu minum air putih
Setelah itu langsung beliau shalat magrib berjamaah di masjid
Setelah melaksanakan shalat magrib, beliau makan sedikit saja.

Untuk apa makan sedikit ?
Cukup untuk menegakan tulang belakang ini saja, tidak makan terlalu banyak.
Jika kita makan terlalu banyak, sehingga waktu shalat isya dan tarawih kita mengantuk.

Sebagai kesimpulan nya adalah :
1. Jangan lupa berniat di malam hari, untuk besok nya kita melaksanakan ibadah puasa.
2. Jangan lupa selalu santap sahur.
Sahur itu maknanya di penghujung malam. Makan sahur itu ada keberkahan.
3. Jangan lupa ketika kita sedang berpuasa, semua perkataan kita, semua apa yang kita lakukan, semuanya itu bernilai ibadah.
 
Jangan ada perkataan yang sia-sia, sebab kalau ada perkataan yang sia-sia,
Allah SWT tidak butuh rasa lapar kita, Allah tidak butuh rasa haus kita.
 
4. Ketika berbuka puasa, 
Usahakan berbuka dengan kurma, langsung minum air putih dan langsung shalat magrib di masjid, sesudah itu kita pulang shalat magrib, makan sedikit saja. Setelah itu kita shalat isya dan tarawih berjamaah di masjid, tutup Ustadz Munawir, MA diakhir ceramah nya. 

Malam ketujuh shalat tarawih Ramadhan, Alhamdulillah ada bebepara jamaah yang berinfak dan jumlah infak malam ketujuh Ramadhan sejumlah Rp.340.000-,
 
Selepas shalat tarawih dilanjutkan oleh beberapa orang jamaah laki dan perempuan mulai dari anak-anak hingga dewasa bersama-sama Tadarus Al-Quran. ***
 
Galleri foto oleh Nashihul Amin, S.Ag 

Belum ada Komentar untuk "Bagaimana Cara Rasulullah SAW Melaksanakan Ibadah Puasa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel